Bahasa Pemrograman Pocket PC dengan VB.NET

idiotdiscSoftware and s/w Development

Aug 15, 2012 (5 years and 6 days ago)

1,194 views

MADE SUDIARTA


0805021049



IV B

SOAL
:

Tugas 1


Sebutkan jenis
-
jenis system operasi untuk komputer dan phone cell, be
rikan penjelasan
tentang sejarah, siapa yang mengembangkan, dan bahasa pememrograman yang digunakan!

Jawaban

Sistem Operasi


1.1 Penertian Sistem Operasi

Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket
dengan sistem komput
er sebelum aplikasi
-
aplikasi software terinstall. Dalam
Ilmu komputer
,
Sistem operasi

atau dalam
bahasa Inggris
:
operating system

atau
OS

adalah
perangkat lunak
sistem

yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen
perangkat keras

serta operasi
-
operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program
-
program pengolah
kata dan
br
owser web
.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada
memori

komputer

pada saat kom
puter dinyalakan. Sedangkan software
-
software lainnya
dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti
umum untuk software
-
software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk,
manajemen memori, skeduling

task, dan antar
-
muka user. Sehingga masing
-
masing software
tidak perlu lagi melakukan tugas
-
tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan
oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas
-
tugas inti dan umum tersebut
dinamakan dengan "
kernel
" suatu Sistem Operasi.

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan
-
lapisan, maka Sistem Operasi adalah
penghubung

antara lapisan hardware dan lapisan

software. Lebih jauh daripada itu, Sistem
Operasi melakukan semua tugas
-
tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi
-
aplikasi
yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi
software lainnya dapat menggu
nakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan
lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara
bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua
proses yang berjal
an mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta
tidak saling mengganggu.

Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi
-
fungsi
standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi
-
fungsi itu, sehingga dalam
setiap
pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi
-
fungsi tersebut dari awal.

1.2 Bagi
-
bagian Sistem Operasi

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

1.

Mekanisme
Boot
,
yaitu meletakkan kernel ke dalam memory

2.

Kernel
, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi

3.

Command Interpreter

atau
shell
, yang bertugas membaca input dari pengg
una

4.

Pustaka
-
pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat
dipanggil oleh aplikasi lain

5.

Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sek
aligus untuk mengontrol
mereka.

Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu apl
ikasi saja yang berjalan pada satu
waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa
aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut
sebagai
Multi
-
tasking Operating System

(
misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa
Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input
pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja
tanpa intervensi manusia sa
ma sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai
Desktop OS
,
sedangkan tipe kedua adalah
Real
-
Time OS
.
Sebagai contoh, yang dimaksud sistem operasi itu
antara lain adalah
Windows
,
Linux
, Free BSD, Solaris,
palm
, symbian, dan sebagainya.

Seiring dengan berkemban
gnya Sistem Operasi, semakin banyak lagi layanan yang
menjadi layanan inti umum. Kini, sebuah OS mungkin perlu menyediakan layanan network dan
koneksitas internet, yang dulunya tidak menjadi layanan inti umum. Sistem Operasi juga perlu
untuk menjaga kerusa
kan sistem komputer dari gangguan program
perusak

yang berasal dari
komputer lainnya, seperti virus. Daftar layanan inti umum akan

terus bertambah.

Program saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan Antarmuka
Pemrograman Aplikasi,
Application Programming Interface

atau disingkat dengan
API
. Dengan
API inilah program aplikasi dapat berkomunikasi dengan Sistem Operasi. Sebagaimana manusia
berkomunikasi dengan komputer melalui Antarmuka User, program juga berkomunikasi deng
an
program lainnya melalui API.

Walaupu
n demikian API sebuah komputer tidaklah berpengaruh sepenuhnya pada
program
-
program yang dijalankan diatas platform operasi tersebut. Contohnya bila program
yang dibuat untuk windows 3.1 bila dijalankan pada windows 95 dan generasi setelahnya akan
terlihat

perbedaan yang mencolok antara window program tersebut dengan program yang lain.

1.3 Proses

Prosesor mengeksekusi program
-
program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam
sistem komputer yang menjalankan instruksi
-
instruksi program komputer. Dalam seti
ap detiknya
prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.

Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan
proses

adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian
eksekusinya. Di dalam bahas
an Sistem Operasi, kita lebih sering membahas
proses

dibandingkan
dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat
dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari
program
tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja,
bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat
menghemat pemakaian memori.

Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tungg
al dalam satu waktu, sedangkan
yang lainnya menjalankan multi
-
proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem
komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu
instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah s
istem prosesor tunggal dapat menjalankan
multi
-
proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan
satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya,
dan seterusnya. Sehingga bagi pe
nglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan
-
akan
prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.

Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (
Process Control
Block
) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebua
h tanda pengenal proses
(Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan
informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang
menunjukkan seberapa sering proses harus

dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki
prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan
dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua
proses dengan priori
tas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama.
Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan
dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses ya
ng
sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).

1.4
Status Proses

Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi
dapat berbeda
-
beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam stat
us yang umum, yaitu:

1.

Ready
, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya

2.

Running
, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor

3.

Blocked
, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor
siap/bebas

1.5 Jenis
-
jenis Sistem Operasi

A.

Sistem Operasi pada Komputer

Sistem operasi
-
sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk
PC, komputer personal) terbagi menjadi:


1. Keluarga
Microsoft Windows

1.1 Pengertian
Windows


Microsoft Windows
. atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga
sistem oper
asi
. yang dikembangkan oleh
Microsoft
, dengan menggunakan antarmuka berbasis
grafik (
g
raphical user interface
). Sistem operasi Windows telah berevolusi dari
MS
-
DOS
,
sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command
-
line. Windows versi pertama,
Windows Graphic Environm
ent 1.0 pertama kali diperkenalkan pada
10 November
1983
, tetapi
baru keluar pasar pada bulan November tahun
1985
, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan
komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16
-
bit
tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS
-
DOS (dan beberapa
v
arian dari MS
-
DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS.
Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan
Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi ber
gantung kepada sistem
operasi
MS
-
DOS
. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai
penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.

1.2
Sejarah Singkat Windows

Dimulai dari Do
sShell for DOS 6 buatan Microsoft dan inginnya Microsoft bersaing
terhadap larisnya penjualan Apple Macintosh yang menggunakan GUI, Microsoft menciptakan
Windows 1.0. Nama ini berasal dari kelatahan karyawan Microsoft yang menyebut nama aplikasi
tersebut s
ebagai Program Windows (Jendela Program). Windows versi 2 adalah versi Windows
pertama yang bisa diinstal program. Satu
-
satunya program yang bisa ditambahkan adalah
Microsoft
Word

versi 1. Windows versi 3 menjanjikan aplikasi tambahan yang lebih banyak,
kelengkapan penggunaan, kecantikan user interface atau antarmuka dan mudahnya konfigurasi.
Windows versi 3.1 adalah versi Windows yang bisa mengoptimalisasi penggunaannya pada
prosesor 32
-
bit
Intel

80386 ke atas. Windows versi 3.11 adalah versi Windows terakhir sebelum
era Start Menu. Windows 3.11 pun adalah versi Windows pertama yang mendukung
networking/jaringan. Ve
rsi Hibrida dapat dijalankan tanpa MS
-
DOS. Versi Hibrida tersebut
menginstalasi dirinya sendiri dengan DOS 7. Tidak seperti Windows versi 16
-
bit yang
merupakan shell yang harus diinstalasi melalui DOS terlebih dahulu. Aplikasinya pun berbeda.
Meskipun Wind
ows 9X dapat menjalankan aplikasi Windows 16
-
bit, namun Windows 9X
memiliki grade aplikasi sendiri
-

X86
-
32, Windows 9X sangat terkenal dengan BSOD (Blue
Screen of Death).

1.3
Versi
-
versi Windows

a. Sudah dirilis

1.

16
-
bit
, berjalan di atas
MS
-
DOS


o

1985

November

-

Windows 1.0

o

1987

9 Desember

-

Windows 2.0

o

1990

22 Mei

-

Windows 3.0

o

1992

Agustus

-

Windows 3.1

o

1992

Oktober

-

Windows for Workgroups 3.1

o

1993

November

-

Windows for Workgroups 3.11

2.

Hibrida (
16
-
bit
/
32
-
bit
), berjalan tanpa MS
-
DOS (meski tidak sepenuhnya)

o

1995

24 Agustus

-

Windows 95

(Versi: 4.00.950)

o

1998

25 Juni

-

Windows 98

(Versi: 4.1.1998)

o

1999

5 Mei

-

Windows 98 Second Edition

(Versi: 4.1.2222)

o

2000

19 Juni

-

Windows Millennium Edition (Me)

(Versi: 4.9.3000)

3.

Berbasis
kernel

Windows NT


o

1993

Agustus

-

Windows NT 3.1

o

1994

September

-

Windows NT 3.5

o

1995

Juni

-

Windows NT 3.51

o

1996

29 Juli

-

Windows NT 4.0

o

2000

17 Februari

-

Windows 2000

(Versi: NT 5.0.2195)

o

2002

-

Windows XP

(Versi: NT 5.1.2600)

o

2003

-

Windows Server 2003

(Versi: NT 5
.2.3790)

o

2006

-

Windows Vista

(Versi 6.0 Build 6000)

o

2007

-

Windows Home Server

(Versi 6.0.1800.24)

o

2008

-

Windows Server 2008

(Versi 6.1)

o

2009

-

Windows 7

(Versi 6.1)

o

2009

-

Windows Server 2008 R2

(Versi 6.1)

b. Akan dirilis



Berbasis
kernel

Windows NT


o

direncanakan tahun
2012

-

Windows 8


1.4 Bahasa Pemrograman yang digunakan dalam membuat Windows


a. visual basic

Visual Basic isual basic adalah pengembangan dari bahasa komputer BASIC
(Beginner’s All purpose Symbolyc Intructi
on Code). Bahasa tersebut diciptakan oleh
professor John Kemeny dan Thomas Kurtz pada tahun 1960
-
an. Bahasa tersebut tersusun
sangat mirip dengan bahasa inggris. Sejak saat itu banyak versi BASIC dikembangkan
untuk digunakan sebagai platform Komputer. Bebe
rapa versinya seperti :

-
Microsoft QBasic

-
QUICKBASIC

-
GWBASIC

-
IBM BASICA

-
Apple BASIC

-
dll

Pemakaian BASIC yang sangat populer dengan berbagai jenis komputer berperan
dalam memperbaiki bahasa pemrograman itu sendiri, yang pada akhirnya lahir Visual
basic

yang berbasis GUI (Graphic User Interface). VISUAL BASIC sendiri 1.0
dikenalkan pada tahun 1991, pendekatan yg dilakukan untuk menghubungkan bahasa
pemrograman dengan GUI berasal dari prototype yg dikembang oleh “Alan Cooper” yg
di sebut TRIPOD,. Kemudian

Microsoft mengontrak copper dan asosiasinya utk
mengembangkan tripod agar dapat digunakan di windows 3.0 dibawah nama kode Ruby.
Dibawah ini adalah perjalan VISUAL BASIC 1.0 sampai VISUAL BASIC 10 :

1. Proyek “Thunder” dirintis

2. Visual Basic 1.0 (May 19
91) di rilis untuk windows pada Comdex/Windows
Wordltrade yg dipertunjukan di Atlanta , Georgia

3. Visual Basic 1.0 untuk DOS dirilis pada bulan September 1992. Bahasa ini tidak
kompatibel dengan Visual Basic For Windows. VB 1.0 for DOS ini pada kenyataaan
ya
merupakan versi kelanjutan dari compiler BASIC, QuickBasic dan BASIC Professional
Development System

4. Visual Basic 2.0 dirilis pada November 1992, Cakupan pemrogramannya cukup mudah
untuk digunakan dan kecepatannya juga telah di modifikasi. Khususnya
pada Form yg
menjadikan object dapat dibuat secara seketika, serta konsep dasar dari Class modul yg
berikutnya di implementasikan pada VB 4

5. Visual Basic 3.0 , dirilis pada musim panas 1993 dan dibagi menjadi versi standard dan
professional. VB 3 memasuk
an Versi 1.1 dari Microsoft Jet Database Engine yg dapat
membaca serta menulis database Jet (atau Access) 1.x

6. Visual Basic 4.0 (Agustus 1995) merupakan versi pertama yg dapat membuat windows
program 32 bit sebaik versi 16 bit nya. VB 4 juga memperkenalk
an kemampuan untuk
menulis non
-
GUI class pada Visual Basic

7. Visual Basic 5.0 (February 1997), Microsoft merilis secara eksklusif Visual basic
untuk versi windows 32 bit . Programmer yg menulis programnya pada versi 16 bit dapat
dengan mudah melakukan imp
ort porgramnya dari VB4 ke VB5. dan juga sebaliknya,
program VB5 dapat diimport menjadi VB4. VB 5 memperkenalakan kemampuan untuk
membuat User Control.

8. Visual Basic 6.0 (pertengahan 1998) memperbaiki beberapa cakupan, temasuk
kemapuannya untuk membuat A
plikasi Web
-
based . Visual Basic 6 di jadwalkan akan
memasuki Microsoft “fasa non Supported” dimulai pada maret 2008

9. Visual Basic .NET (VB 7), dirilis pada tahun 2002, Beberapa yang mencoba pada versi
pertama .NET ini mengemukakan bahwa bahasa ini sanga
t powerful tapi bahasa yg
digunakan sangat berbeda dengan bahasa sebelumnya, dengan kekurangan diberbagai
area, termasuk runtime
-
nya yang 10 kali lebih besar dari paket runtime VB6 serta
peningkatan penggunan memory.

10. Visual Basic .NET 2003 (VB 7.1) , d
irilis dengan menggunakan NET framework
versi 1.1.

11. Visual Basic 2005 (VB 8.0) , merupakan iterasi selanjutnya dari Visual Basic .NET.
dan Microsoft memutuskan untuk menghilangkan kata kata .NET pada judulnya. Pada
Rilis ini , Microsoft memasukan bebrap
a fitur baru, diantaranya :



Edit and Continue , mungkin inilah kekurangan fitur terbesar dari VB .NET . pada VB
2005 ini kita diperbolehkan melakukan perubahan kode pada saat program sedang
dijalankan



Perbaikan pada Konversi dari VB ke VB NET12Visual B
asic .NET 2003 (VB 7.1) ,
dirilis dengan menggunakan NET framework versi 1.1.

12. IsNot Patent, merupakan salah satu fitur dari Visual Basic 2005 merupakan konversi
If Not X Is Y menjadi If X IsNot Y

13. Visual Basic 2005 Express , merupkan bagian dari Pro
duct Visual Studio. Microsoft
membuat Visual Studio 2005 Express edition untuk pemula dan yg gemar dengan VB,
salah satu produknya adalah Visual Basic 2005 Express yg merupakan produk gratis dari
Microsoft

14. Visual Basic “Orcas” (VB 9.0) , dijadwalkan ak
an dirilis pada tahun 2007 dan
dibangung diatas .NET 3.5. Pada rilis ini , Microsoft menambahkan beberapa fitur ,
diantaranya :



True Tenary operator , yaitu fungsi If(boolean,value, value) yg digunakan untuk
menggantikan fungsi IIF



LINQ Support



Ekspr
esi Lambda



XML Literals



Nullable types



Type Inference

15. Visual Basic ‘VBx’ (VB 10.0) , Visual Basic 10, yang juga dkenal dengan nama
VBx, akan menawarkan dukungan untuk Dynamic Language Runtime. VB 10
direncanakan akan menjadi bagian dari SilverLig
ht 1.1

b. Windows kernel ditulis dengan C dan program lain dengan C++

Anda juga bisa membuktikannya. Copy salah satu system files windows misalnya
C:
\

WINDOWS
\

system32
\

zipfldr.dll

Kemudian buka dengan notepad, cari string C++, (melalui menu edit
-
> f
ind). Anda akan
menemukan baris: Microsoft Visual C++ Runtime Library. Ini berarti file tersebut dibuat
dengan library C++.

c.

Bahasa Pemrograman
Delphi

Delphi

adalah sebuah
bahasa pemrograman

dan lingkungan pengembangan
perangkat lunak
. Produk ini dikembangkan oleh
CodeGear

sebagai divi
si pengembangan
perangkat lunak milik
Embarcadero
, divisi tersebut sebelumnya adalah milik
Borland
.
Bahasa Delphi, atau dikenal pula sebagai
object pascal

(
pascal

dengan ekstensi
pemrograman berorientasi objek

(PBO/OOP)) pada mulanya ditujukan hanya untuk
Mic
rosoft Windows
.

d. Bahasa Pemrograman
Python

Python

adalah
bahasa pemrograman

dinamis yang mendukung
pemrograman
berorientasi obyek
. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan
peran
gkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform
sistem operasi
. Seperti halnya
bahasa pemrograman dinamis, python seringkali digunakan sebagai bahasa skrip dengan
interpreter

yang teintergrasi dalam sistem operasi. Saat ini kode python dapat dijalankan
pada sistem berbasis:



Linux
/
Unix



Windows



Mac OS X



Java Virtual Machine



OS/2



Amiga



Palm



Symbian

(untuk produk
-
produk Nokia)

Python didistribusikan dengan beberapa lisensi yang berbeda dari beberapa versi.
Lihat sejarahnya di
Python
Copyright
. Namun pada prinsipnya Python dapat diperoleh
dan dipergunakan secara
bebas
, bahkan untuk kepentingan komersial. Lisensi Python
tidak bertentangan baik menurut definisi
Open Source

maupun
General Public License
(GPL)



2. Keluarga
Unix

2. 1.

Pengertian Unix


Sistem operasi Unix digunakan secara luas baik sebagai server atau workstation.
Ar
sitektur Unix dan model client/server merupakan elemen yang paling penting dalam
perkembangan internet dan mengubah proses komputasi secara terpusat dalam jaringan dari pada
proses tunggal di komputer. Linux, merupakan sistem operasi yang diadopsi dari Uni
x dan
tersedia secara bebas mendapat popularitas sebagai alternatif dari sistem operasi proprietary
seperti Microsoft Windows.

Unix

adalah sebuah
sistem operasi

komputer yan
g dikembangkan oleh
AT&T

Bell Labs

pada tahun 1960 dan 1970
-
an. UNIX didesain sebagai sistem operasi yang portable,
multi
-
tasking

dan
multi
-
user
.
BSD

adalah salah satu turunan (varian) Unix yang dikembangkan oleh
Universitas California, Berkeley
.


2.2
Sejarah Singkat Unix

Sejarah UNIX diawali dari proyek MULTICS (Multiplexed Information and Computing
Service) pada tahun 1965 yang
dilakukan oleh American Telephone & Telegraph (AT&T),
General Electric (GE), dan Massachusett Institute of Technology (MIT), dengan bantuan dana
yang besar dari departemen pertahanan Amerika (Departement of Defense Advanced Research
Project
-

DARPA). Multi
cs merupakan sistem operasi


yang modular dengan menggunakan
processor kecepatan tinggi, memori, dan perlengkapan komunikasi, dirancang untuk dapat
bekerja 24 jam sehari, dan 365 hari per tahun tanpa henti, juga dirancang untuk kebutuhan
militer.

Pada tahu
n 1969, proyek MULTICS di hentikan karena terlambat dari waktu yang
ditentukan, hal ini disebabkan karena jauhnya jarak antar periset pada waktu itu (New Jersey
-

MIT). Pada tahun yang sama, Ken Thompson, peneliti yang bekerja pada proyek MULTICS,
bekerja
sama dengan Dennis Ritchie berusaha untuk merealisasikan ide MULTICS dengan
menggunakan komputer PDP
-
7. Peter Neuman, menyarankan proyek mereka ini diberi nama
UNIX. Sistem UNIX ini kemudian di tulis ulang utuk komputer PDP
-
11 dalam waktu 1 tahun.
Ilmuwan
AT&T banyak menambahkan tool
-
tool kecil untuk UNIX pada tahun 1970
-
an, masing
-
masing tool digunakan untuk mengerjakan satu fungsi.

Tahun 1973, UNIX ditulis ulang oleh Ken Thompson menggunakan bahasa
pemrograman baru yang diciptakan oleh Dennis Ritchie, Bah
asa C. Bahasa C di rancang agar
mudah untuk di pindahkan (portable) dari satu komputer ke komputer lain.

Tahun 1977, Mike Lesk mengembangkan "Ported I/O Library", sebuah pustaka yang
dapat dibawa untuk mengatasi kesulitan dalam melakukan port UNIX dari sat
u komputer ke
komputer lain karena perbedaan I/O dari setiap komputer. Unix pertama kali dipindahkan
(ported) ke dalam laboratorium Interdata 8//32, komputer mikro yang sama dengan PDP
-
11.

Tahun 1978, UNIX berhasil diport kedalam komputer mini VAX. Sampai
dengan tahun
ini UNIX masih digunakan sebagai sistem operasi eksperimental. Ternyata sejak awal 1973,
lebih dari 16 cabang AT&T atau Western Electric di luar laboratorium Bell telah menjalankan
UNIX. UNIX menyebar dengan sangat cepat, pada tahun 1977 sedik
itnya 500 lokasi telah
menjalankan UNIX; 125 diantaranya adalah universitas dan lebih dari 10 negara asing, pada
tahun yang sama pula keluar UNIX versi 6 yang memiliki dukungan komersial. Universitas
California di Berkeley membayar $400 untuk mendapatkan T
ape sistem operasi UNIX yang di
dalamnya terdapat pula source code dari UNIX yang lengkap. Source code tersebut di modifikasi
oleh Bill Joy dan Chuck Haley, yang merupakan lulusan Berkeley. Pada tahun 1978 Bill Joy
mengeluarkan 30 salinan koleksi program d
an modifikasi UNIX dengan biaya pengganti media
dan pengiriman seharga $50. Lebih dari 6 tahun Berkeley mendapat dana dari ARPA untuk
mengembangkan UNIX yang kemudian disebut dengan BSD Unix. Banyak pengembangan yang
telah dilakukan antara lain: Multitaski
ng, penamaan file dengan jumlah karakter sampai dengan
255 karakter, dan kemampuan untuk bergabung kedalam komputer lokal. Pada masa ini BSD
Unix menjadi populer di kalangan peneliti dan universitas.

Pada masa yang sama, AT&T tetap mengembangkan Unix versi
nya, karena mulai merasa
khawatir karena kepopuleran BSD Unix AT&T kemudian mengembangkan produk komersial
Unix. AT&T mengeluarkan sistem yang disebut UNIX System V dan merupakan standar Unix,
dan menyatakan bahwa BSD Unix bukan merupakan standard dan tida
k kompatibel. Hal ini
dilakukan untuk meredam kepopuleran BSD, juga karena merasa hak cipta ada pada AT&T.
Dengan lisensi antara Berkeley dengan AT&T, pihak universitas dapat secara bebas
mendistribusikan perbaikan Unix AT&T kepada kliennya dengan catatan
tidak ada boleh ada
penambahan nomor versi. Hingga saat ini BSD Unix selalu versi 4.2. Di sisi lain BSD 4.2
diyakini digunakan sebagai basis pengembangan sistem operasi Unix lainnya, seperti SunOS
yang menjadi sistem operasi mesin Sun Microsystem, dan ULTR
IX sebagai sistem operasi Unix
di lingkungan DEC (Digital Equipment Corporation).

Dengan banyaknya perusahaan yang mengembangkan Unix, maka timbul permasalahan,
Unix versi manakah yang harus digunakan...? Berkeley Unix (BSD) lebih disukai pengguna dari
kal
angan akademik dan pengembang sistem, tetapi tidak didukung dan menakutkan seperti
halnya sistem operasi dari Sun yang baru, yang ternyata kemudian menjadi terdepan di kalangan
Unix, disisi lain ada AT&T System V yang di kembangkan oleh AT&T dan diklaim se
bagai
standar. Akibat dari permasalahan standar ini maka pada akhir 1980
-
an, Data General, IBM,
Hewlwtt Packard, dan Silicon Graphic mengembangkan Unix sendiri dengan menggunakan
System V sebagai standar. Versi Unix terpecah 2, tetapi ternyata ada versi ke
-
3, yakni XENIX,
yang dikembangkan oleh Microsoft pada awal tahun 1980
-
an dan dilisensikan kepada Santa Cruz
Operation (SCO). XENIX menggunakan standar sistem operasi dari AT&T versi yang lebih tua
yaitu System III. Karena kebutuhan standar sistem operasi,

maka pada akhir tahun 1980
-
an,
XENIX dan AT&T System V bergabung menjadi System V/386 yang menggabungkan seluruh
fungsi tradisional System V dan XENIX, dirilis pada tahun 1988 untuk komputer berbasis
80386.

Pada musim panas 1988, AT&T dan Sun Microsystem
menandatangani perjanjian
kerjasama pengembangan yang kemudian menghasilkan System V Release 4 (SVR4), yang
memiliki kemampuan terbaik dari System V dan Berkeley Unix, dan membuat semua program
yang ditulis untuk kedua system tersebut menjadi kompatibel da
lam satu sistem. Pada saat ini
SunOS digantikan oleh sistem operasi Unix baru dengan nama Solaris. Merasa terancam oleh
AT&T dan Sun karena bukan merupakan bagian dari usaha pengembangan SVR4, Appolo
Computer, Digital Equipment Computer (DEC), Hewlett Pack
ard, IBM, dan sebagian pabrik di
Eropa membentuk Open Software Foundation (OSF). Pembentukan ini sebagai usaha untuk
melepaskan diri dari pengendalian AT&T, dengan atas nama koalisi industri not
-
for
-
profit, dan
menggunakan ilsensi yang seragam. OSF dikemba
ngkan dengan menggunakan standar AIX, dan
kemudian diport ke dalam kernel MACH dari universitas Carnegie Mellon, dengan
menggabungkan librari dan utility dari HP, IBM, dan DEC. Akan tetapi, hasil pengembangan
OSF, OSF/1 tidak banyak digunakan hingga pada a
khirnya koalisi tersebut mengembangkan
sendiri
-
sendiri sistem mereka, misalnya IBM dengan AIX nya, dan sebagian lainnya mengadopsi
SVR4 yang sudah direlease terlebih dahulu.

Tahun 1993, AT&T menjual Unix System Laboratory (USL) kepada Novell setelah
berhas
il menjadikan SVR4 sebagai standar industri. Akan tetapi keberhasilan standar Unix ini
tidak dapat mengalahkan MS Windows yang dikembangkan sebagai sistem operasi untuk
komputer desktop. Novel kemudian mentransfer merek dagang Unix kepada X/Open
Consortium
. Tahun 1995, Novell menjual kepemilikan source code Unix kepada SCO, dan
dengan demikian menghentikan USL.

Pada awal 1990
-
an, BSD 4.4 dikomersialkan dengan nama BSD/OS oleh BSD Inc., yang
memiliki kemampuan sistem firewall jaringan, sistem VAR, dan lab. r
iset akademik. Sementara
itu sistem operasi seperti Unix (clone) yang cuma
-
cuma (free), Linux, diciptakan oleh Linus
Torvald, mahasiswa ilmu komputer universitas Helsinki Finlandia, dikembangkan oleh para
hobbyist, dan menguasai pasar bisnis kelas kecil (s
mall
-
business). Beberapa implementasi sistem
Unix dan seperti Unix (Unix
-
like) untuk PC dikembangkan berdasarkan kepada BSD 4.3 dan
4.4, dan sistem MACH yang dikembangkan oleh Carnegie yang menjadi fondasi dasar MacOS.
Walaupun pada akhirnya sistem Unix ya
ng ada saat ini belum bersatu dalam pengembangan,
pada pertengahan tahun 1990
-
an diperkirakan sudah ada jutaan komputer dengan sistem operasi
Unix diseluruh dunia. Sistem operasi Unix merupakan pilihan bagi banyak mikroprosesor,
karena kemudahannya untuk d
iadopsi.

Saat ini telah ada kumpulan standar untuk sistem operasi seperti Unix, termasuk di
dalamnya antar muka (interface), librari, dan karakteristik kelakuan (behavioral characteristic).
Kumpulan standar ini seperti POSIX, yang awalnya dikembangkan oleh

IEEE, yang juga
diadopsi sebagai ISO/IEC 9945. Dengan adanya penstandaran seperti antar muka, librari, dan
kelakuan ini kita dapat menggunakan atau mengadakan mesin dengan Unix dari manapun.



2.3 Aplikasi

Banyak aplikasi
-
aplikasi dalam sistem operasi lai
n yang awalnya lahir dalam lingkungan sistem
operasi Unix. Salah satu contoh aplikasi yang dimaksud misalnya adalah
gnuplot
.

2.4 Unix Di Indonesia

Di Indonesia Unix digunakan sebagai Server

aplikasi, produk yang beredar di pasaran antara lain
IBM AIX, HP UX, Sun Solaris. Masing
-
masing produk ini umumnya memiliki pasar tersendiri
seperti Sun Solaris yang digunakan pada operator telekomunikasi selular, HP UX pada
manufaktur dan distribusi. Fun
gsi Unix sebagai workstation kurang populer mengingat harganya
yang mahal.

2.5 Jenis
-
jenis UNIX

UNIX adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh banyak pihak. Setiap pihak yang
mengembangkan UNIX, menambahkan teknologi miliknya ke dalam UNIX, yang

meskipun hal
itu di luar standar, mampu menjadikan sistem operasi UNIX lebih kuat atau lebih andal. Tabel
berikut menyebutkan beberapa jenis
-
jenis UNIX.

Nama varian
UNIX

Dikembangkan oleh (vendor/organisasi)

A/UX

Apple Computer

Domain/X

Apple Computer

Darwin

Apple Comput
er

(modifikasi yang dilakukan oleh Apple dari
kernel

BSD

dan
diaplikasikan pada
Mac OS/X
).

CTIX

Convergent Technology

Distrix

Convergent Technology

UniCOS

Cray Research

(sekarang bagian dari
Si
l i con Graphi cs Incorporat ed
)

DG/UX

Dat a General Corporat i on

Di gi t al UNIX

Di gi t al Equi pment Corporat i on (DEC)

(di bel i ol eh
Compaq
, sekarang bagi an
dari
Hewl et t
-
Packard
)

Ul t ri x

Di gi t al Equi pment Corporat i on (DEC)

(di bel i ol eh
Compaq
. sekarang bagi an
dari
Hewl et t
-
Packard
)

CLIX

Fai rchi l d Company

HP/UX

Hewl et t
-
Packard

Tru64

Compaq

(se
karang bagian dari
Hewlett
-
Packard
)

AIX

International Busi
ness Machine (IBM) Corporation

Coherent

Mark William Company

XENIX

Microso
ft Corporation

(lalu dijual ke SCO)

DVIX

Northern Telecom

UnixWare

Novell Incorporated

SCO UNIX

Santa Cruz Operation (SCO) Corporation

SCO XENIX

Santa Cruz Operation

(SCO) Corporation

SCO OpenServer

Santa Cruz Operation

(SCO) Corporation

Dynix

Sequent

SINIX

Siemens Corporation
/
Nixdorf

IRIX

Silicon Graphics Incorporated

(SGI)

SunOS

Stanford Universities Network

(SUN)

Solaris

Sun Microsystems Incorporated

Eunice

The Wollongong Group

Uniplus+

Unis
oft Corporation

BSD UNIX

Universitas
California

(
University of California
)
Berkeley
,
Amerika Serikat

BSD/I

BSDI (
Berkeley Software Design Incorporated
)

OSF/1

Open Software Foundation

GNU/Linux

Free Software Foundation

GNU/Hurd

Free Software Foundation

FreeBSD


NetBSD


OpenBSD


NextStep


Minix

Universitas Terbuka
Amsterdam

(Vrije
Universiteit Amsterdam),
Belanda

Mach

Universitas Carnegie Mellon (
Carnegie Mellon University
),
Amerika Serikat

UNIX System V

Lucent Technologies (Bell Labs)

QNX

QNX Software Systems


2.6
Bahasa Pemrograman yang digunakan dalam membuat Unix

a. Bahasa Pemrograman
Assembly

Pada Tahun 1969, Laboraturium Bell A
T&T di Murray Hill, New Jersey
menggunakan bahasa Assembly untuk mengembangkan sistem operasi UNIX. yang
bertujuan untuk membuat Sistem operasi yang dapat bersifat mudah di program
(Programmer Friendly).

b.
Bahasa Pemrograman B

Setelah UNIX berjalan, Ken T
hompson, seorang pengembang sistem pada
Laboratorium AT&T Laboratories mengembangkan compiler baru dengan nama bahasa
B. Bahasa B ini digunakan untuk merevisi sistem operasi UNIX.

c. Bahasa Pemrograman C

Karena bahasa B ini masih bersifat Intpreter dan ter
bilang lambat, maka pada
tahun 1971. Sistem operasi UNIX ditulis ulang menggunakan bahasa C, yaitu bahasa
pemrograman yang dikembangkan oleh Dennis Ritchi, seorang pengembang sistem di
laboratorium yang sama. Tetapi bahasa C masih sulit dipelajari karena m
asih bersifat
prosedural murni. Hingga saat ini bahasa C masih digunakan untuk mengembangkan
program dan sistem operasi diantaranya sytem operasi yang sering kita gunakan
Windows dan Linux. dan banyak digunakan juga untuk mengembangkan program
-

program ap
likasi di bidang Telekomunikasi, Finansial, dan Bisnis. bahkan sampai saat ini
permainan game yang biasa kita temukan pada komputer sebagian besar masih
menggunakan bahasa C



d. Bahasa Pemrograman C++

Akhirnya pada tahun 1983, Bjarne Stroustrup yang juga pengembang siste
m di
Laboratorium yang sama menciptakan bahasa C++ yang merupakan bahasa Hybrid dari
bahasa C. Karena bahasa C++ didasarkan dari bahasa C. sehingga kita bisa
mengkompilasi program
-

program yang ditulis dalam bahasa C dengan menggunakan
Compiler C++. Keist
imewaan bahasa C++ adalah karena bahasa ini merupakan bahasa
pemrograman yang berorientasi Objek (Object Oriented Programming). bahasa C++
sendiri merupakan bahasa tingkat menengah (Middle Level Language).

bahkan sampai
saat ini permainan game yang biasa k
ita temukan pada komputer sebagian besar masih
menggunakan bahasa C++.

e. Bahasa Pemrograman
Python

Python

adalah
bahasa pemrograman

dinamis yang mendukung
pemrograman
berorientasi obyek
. Python dapat

digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan
perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform
sistem operasi
. Seperti halnya
bahasa pemrograman dinamis, python ser
ingkali digunakan sebagai bahasa skrip dengan
interpreter

yang teintergrasi dalam sistem operasi. Saat ini kode python dap
at dijalankan
pada sistem berbasis:



Linux
/
Unix



Windows



Mac OS X



Java Virtual Machine



OS/2



Amiga



Palm



Symbian

(untuk produk
-
produk Nokia)

Python didistribusikan dengan beberapa lisensi yang berbeda dari beberapa versi.
Lihat sejarahnya di
Python Copyright
. Namun pada prinsipnya Python dapat diperoleh
dan dipergunakan secara
bebas
, bahkan untuk kepentingan komersial. Lisensi Python
tidak bertentangan baik menurut definisi
Open Source

maupun
General Public License
(GPL)



3. Mac OS

3.1 Pengertian Mac OS


Mac OS

adalah singkatan dari
Mac
intosh
O
perating
System
. Mac OS adalah
sistem
operasi

komputer

yang dibuat oleh
Apple

Computer

khusus untuk komputer
Macintosh

dan tidak
kompatibel dengan
PC

berbasis
IBM
. Diperkenalkan pada tahun
1984
, Mac OS sejak tahun
2006

telah memiliki kompatibilitas dengan arsitektur
PowerPC

maupun
x86
.

3.2 Versi Mac OS


a. Mac OS Klasik

Mac OS “Klasik”, sistem yang perta
ma dikeluarkan oleh Mac pada tahun 1984 hingga Mac OS
9. Mac OS klasik dikenali sebagai satu sistem yang tidak memilik sembarang command line atau
baris perintah; merupakan sistem yang menggunakan user interface(UI) sepenuhnya. Karena
mudah untuk di gunaka
n, sistem ini juga dikritik karena menggunakan cooperative multitasking.


Versi terakhir Mac OS saat ini adalah
Mac OS X

(baca:
Mac OS Ten
) yang diluncurkan pada
tahun 2000.

Dari Wikipedia

bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke:
navigasi
,
cari


Mac OS X

adalah versi terbaru dari
sistem operasi

Mac OS

un
tuk komputer
Macintosh
. Sistem
operasi ini pertama kali dikeluarkan pada tahun
2001

dan populer di kalangan pengguna.

Karakter

"X" adalah nomor Romawi yang berarti sepuluh, di mana versi ini adalah penerus dari
sistem operasi yang digunakan sebelumnya seperti
Mac OS 8

dan
Mac OS 9
. Beberapa orang
membacanya sebagai huruf "X" yang terdengar seperti "eks". Salah satu alasan mengapa

mereka
menafsir sedemikian karena tradisi untuk memberikan nama sistem operasi yang berbasis
Unix

dengan akhiran "x" (misalnya
AIX
,
IRIX
,
Linux
,
Minix
,
Ultrix
,
Xenix
).

Mac OS X Server

juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi
Server

ini mirip dengan versi
standard
nya, dengan perbedaan bahwa versi
Server

mencakup piranti lun
ak untuk keperluan
manajemen dan administrasi
workgroup

dalam komputer berskala besar. Contoh fitur tambahan
yang tersedia untuk versi ini adalah piranti lunak untuk menjalankan fungsi
-
fungsi seperti
SMTP
,
SMB
,
LDAP

dan
DNS
. Selain itu cara melisensinya juga berbeda.

Mac OS X adalah sistem operasi yang menggunakan
kernel BSD

sehingga bebe
rapa kalangan
mengatakan bahwa Mac OS X termasuk dalam keluarga Unix. Hal yang menarik dari OS ini
adalah keindahan tampilannya sehingga menjadikannya panutan bagi pengembang desktop
lain.
[
rujukan?
]

Rilis terakhir Mac OS diluncurkan sekitar bulan Mei 2005 dengan kode Tiger dengan versi 10.4.

Tahapan
-
tahapan OS X:



Mac OS X Server 1.0 kode: "Rhapsody", dirilis: Maret 1999.



Mac OS X Public Beta kode: "Kodiak",

dirilis: September 2000.



Mac OS X 10.0 (update 10.0.1
-
10.0.2
-
10.0.3
-
10.0.4) kode: "Cheetah", dirilis: Maret
2001.



Mac OS X 10.1 (update 10.1.1
-
10.1.2
-
10.1.3
-
10.1.4
-
10.1.5) kode: "Puma", dirilis:
Oktober 2001.



Mac OS X Server 10.1 (update 10.1.1
-
10.1.2
-
10.
1.3
-
10.1.4
-
10.1.5) kode: "Puma", dirilis:
November 2001.



Mac OS X 10.2 (update 10.2.1
-
10.2.2
-
10.2.3
-
10.2.4
-
10.2.5
-
10.2.6
-
10.2.7
-
10.2.8) kode:
"Jaguar", dirilis: Agustus 2002.



Mac OS X Server 10.2 (update 10.2.1
-
10.2.2
-
10.2.3
-
10.2.4
-
10.2.5
-
10.2.6
-
10.2.7
-
10.
2.8),
dirilis Agustus 2002.



Mac OS X 10.3 (update 10.3.1
-
10.3.2
-
10.3.3
-
10.3.4
-
10.3.5
-
10.3.6
-
10.3.7
-
10.3.8
-
10.3.9)
kode: "Panther", dirilis Oktober 2003.



Mac OS X Server 10.3 (update 10.3.1
-
10.3.2
-
10.3.3
-
10.3.4
-
10.3.5
-
10.3.6
-
10.3.7
-
10.3.8
-
10.3.9), dirilis O
ktober 2003.



Mac OS X 10.4 (update 10.4.1
-
10.4.2
-
10.4.3
-
10.4.4
-
10.4.5) kode: "Tiger", dirilis: April
2005.



Mac OS X Server 10.4 (update 10.4.1
-
10.4.2
-
10.4.3
-
10.4.4
-
10.4.5) dirilis: April 2005.



Mac OS X 10.5 (update 10.5.1
-
10.5.2
-
10.5.3
-
10.5.4) kode: "Leopa
rd", dirilis: Oktober
2007



Max OS X 10.6 (kode: "Snow Leopard"; direncanakan beredar pada Juni 2009)

3.3
Bahasa Pemrograman yang digunakan dalam membuat
Mac OS

a.
Bahasa Pemrograman
Delphi

Delphi

adalah sebuah
bahasa pemrograman

dan lingkungan pengembangan
perangkat lunak
. Produk ini dikembangkan oleh
CodeGear

sebagai divisi pengembangan
perangkat lunak milik
Embarcadero
, divisi tersebut sebelumnya adal
ah milik
Borland
.
Bahasa Delphi, atau dikenal pula sebagai
object pascal

(
pascal

dengan ekstensi
pemrograman berorientasi objek

(PBO/OOP)) pada mulanya ditujukan hanya untuk
Microsoft Windows
, namun saat ini telah mampu digunakan untuk mengembangkan
aplikasi untuk
Linux

dan
Microsoft .NET

framework (lihat di bawah). Dengan
menggunakan
Free Pascal

yang merupakan proyek

opensource, bahasa ini dapat pula
digunakan untuk membuat program yang berjalan di sistem operasi
Mac OS X

dan
Win
dows CE
.

Pada tanggal
8 Februari

2006
, Borland mengumumkan akan melepas seluruh
jajaran produk pengembangan aplikasi komput
ernya termasuk di antaranya Delphi.
[1]
.
Saat ini Delphi menjadi bagian dari jajaran IDE milik Embarcadero Technologies setelah
Embarca
dero Technologies mengakuisisi CodeGear, anak perusahaan Borland yang
menangani tool pengembangan aplikasi.

b. Bahasa Pemrograman
Python

Python

ad
alah
bahasa pemrograman

dinamis yang mendukung
pemrogra
man
berorientasi obyek
. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan
perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform
sistem operasi
. Seperti halnya
b
ahasa pemrograman dinamis, python seringkali digunakan sebagai bahasa skrip dengan
interpreter

yang teintergrasi dalam sis
tem operasi. Saat ini kode python dapat dijalankan
pada sistem berbasis:



Linux
/
Unix



Windows



Mac OS X



Java

Virtual Machine



OS/2



Amiga



Palm



Symbian

(untuk produk
-
produk Nokia)

Python didistribusikan dengan beberapa lisensi yang berbeda dari beberapa
versi.
Lihat sejarahnya di
Python Copyright
. Namun pada prinsipnya Python dapat diperoleh
dan dipergunakan secara
bebas
, bahkan untuk kepentingan komersial. Lisensi Python
tidak bertentangan baik me
nurut definisi
Open Source

maupun
General Public License
(GPL)


4. LINUX

4.1 Pengertian Linux

Linux

(diucapkan
ˈ
l
ɪ
nəks atau /
ˈ
l
ɪ
n
ʊ
ks/)
[1]

adalah nama yang diberikan kepada
sistem
operasi

komputer
bertipe Unix
. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan
perangkat lunak bebas

dan
sumber terbuka

utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber
terbuka lainnya pada umumnya,
ko
de sumber

Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan
didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.
[2]

Nama "Linux" berasal dari
nama kernelnya (kernel Linux)
, yang diperkenalkan tahun
1991 oleh
Linus Torvalds
. Sistemnya,
peralatan sistem

dan
pustakanya

umumnya berasal dari
sistem operasi GNU
, yang diumumkan tahun 1983 oleh
Richard Stallman
. Kontribusi GNU
adalah dasar dari munculnya
nama alternatif

GNU/Linux
.

Linux


Tux
,
penguin
,
maskot

Linux

Ke
luarga
OS:

Bertipe Unix

Rilis terakhir

Tipe kerne
l
:

Monolitik

Lisensi
:

GNU General Public License

dan
lainnya

Status:

Aktif

Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di
server
, dan didukung oleh perusahaa
n
-
perusahaan komputer ternama seperti
Intel
,
Dell
,
He
wlett
-
Packard
,
IBM
,
Novell
,
Oracle
Corporati
on
,
Red Hat
, dan
Sun Microsystems
. Linux digunakan sebagai sistem operasi di
berbagai macam jenis
perangkat keras

komputer, termasuk
komputer desktop
,
superkomputer
,
[4]
,
dan
sistem benam

seperti
pembaca buku elektronik
, sistem permainan video (
PlayStation 2
,
PlayStation 3

dan
XBox
[5]
),
telepon genggam

dan
router
. Para pengamat teknologi informatika
beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (
vendor
independence
), biaya o
perasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan
versi UNIX
tak bebas
, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan

dengan sistem operasi lainnya seperti
Microsoft Windows
. Ciri
-
ciri ini juga menjadi bukti atas
keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (
opensource s
oftware
).

Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah
distribusi Linux

(
Linux distribution
)
atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat
-
perangkat lunak penduk
ung seperti
server
web
,
bahasa pemrograman
,
basisdata
,
tampilan desktop

(
desktop environment
) seperti
GNOME
,
KDE

dan
Xfce

juga memiliki
paket aplikasi perkantoran

(
off
ice suite
) seperti
OpenOffice.org
,
KOffice
,
A
biword
, dan
Gnumeric
.

4.2 Sejarah

Sistem operasi
Unix

dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun
1960
-
an

dan pertama kali
dirilis pada
1970
. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya
dapat digunakan, disalin dan dimodifikas
i secara luas oleh institusi
-
institusi akademis dan pada
pebisnis.

Proyek GNU

yang mulai pada
1984

memiliki tujuan untuk mem
buat sebuah sistem
operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas
perangkat lunak
bebas
.
[6]

Tahun 1985,
Richard Stallman

mendirikan
Yayasan Perangkat Lunak Bebas

dan
mengembangkan
Lisensi Publik Umum GNU

(
GNU General Public License

atau GNU GPL).
Kebanyakan program yang

dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka,
kompiler
,
penyunting teks
,
shell Unix

dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun
1990
-
an
, walaupun
elemen
-
elemen tingkat rendah seperti
device driver
,
jurik

dan
kernel

masih b
elum selesai pada
saat itu.
[7]

Linus Torvalds pernah berkata bahwa jika kernel GNU sudah tersedia pada saat itu
(1991), dia tidak akan memutuskan untuk menulis versinya sendiri
.
MINIX
, sebuah sistem
bertipe Unix yang ditujukan untuk penggunaan akademis dirilis oleh
Andrew S. Tanen
baum

padatahun 1987. Kode sumber MINIX 1.0 tercantum dalam bukunya
Operating Systems: Design
and Implementation
. Walaupun dapat secara mudah didapatkan, modifikasi dan pendistribusian
ulang tidak diperbolehkan pada saat itu. Hak cipta dari kode sumbernya termasuk ke dalam hak
cipta dari bukunya yang dipublik
asikan oleh
Prentice Hall
. Sebagai tambahan, disain versi
16
-
bit

dari MINIX kemudian tidak secara baik diadaptasikan kepada versi
32
-
bit

dari arsitektur
Intel
386

yang murah da
n populer yang digunakan secara luas di komputer pribadi.

Tahun 1991, Torvalds mulai bekerja untuk membuat versi non
-
komersial pengganti
MINIX sewaktu ia belajar di
Universitas Helsinki
.
[9]

Hasil kerjaannya itu yang kemudian akan
menjadi
kernel Linux
.

Pada tahun 1992, Tanemba
um menulis sebuah artikel di
Usenet
, mengklaim bahwa Linux
sudah ketinggalan zaman. Dalam artikelnya, ia mengkritik Linux sebagai se
buah sistem operasi
dengan rancangan
monolitik

dan terlalu terpaku dengan arsitektur x86 sehingga tidak bersifat
portable
, di mana digambarkannya sebagai sebuah "kesalaha
n mendasar".
[10]

Tanenbaum
menyarankan bahwa mereka yang menginginkan sebuah sistem operasi modern harus melihat
kepada sebuah rancangan yang berdasarkan kepada model
mikrokernel
. Tulisan tersebut
menekankan tanggung jawab Torvalds yang berujung kepada sebuah
debat

tentang rancangan
kernel monolitik dan microkernel.

Sekarang ini Linux telah digunakan di berbagai domain, dari
sistem be
nam
[11]

sampai
superkomputer
,
[12]

dan t
elah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi
server web

dengan
aplikasi
LAMP
-
nya yang populer.
[13]

Pengembangan kernel Linux masih dilanjutkan oleh
Torvalds, sementara Stallman mengepalai Yayasan Perangkat Lunak Bebas yang mendukung
pengembangan komponen
GNU
. Selain itu, banyak individu dan perusahaan yang
mengembangkan komponen non
-
GNU. Komunitas Linux menggabungkan dan mendistribusikan
kernel, komponen GNU dan non
-
GNU dengan perangkat lunak manajemen paket dalam bentuk
distribusi Linux
.

4.3 Pengucapan

Pada tahun
1992
, Torvalds menjelaskan bagaimana ia mengeja kata
Linux
:



'li' dieja dengan bunyi [ee] pende
k, 'nux' juga pendek, non
-
diftong, seperti dalam
pUt
.
Linux hanya merupakan nama kerja untuk sesuatu, dan karena saya menulisnya untuk
menggantikan minix di sistemku, hasilnya adalah apa adanya... linus' minix menjadi
linux.



Torvalds membuat sebuah cont
oh audio yang berisi suara bagaimana pengejaannya dalam
bahasa Inggris dan Swedia.
[14]
[15]

Tetapi, sebuah wawancara da
ri dokumentasi tahun 2001
Revolution OS

mengindikasikan bahwa cara pengejaannya sedikit berubah.
[16]

Dalam bahasa Inggris, banyak orang cenderung mengeja Linux sebagai
[
ˈ
l
ɪ
n
ʊ
ks]

atau
[
ˈ
l
ɪ
n
ə
ks]
.

4.4 Disain

Linux merupakan
sistem operasi bertipe Unix

modular. Linux memiliki banyak disain
yang berasal dari disain dasar U
nix yang dikembangkan dalam kurun waktu
1970
-
an

hingga
1980
-
an
. Linux menggunakan sebuah
kernel monolitik
,
kernel Linux

yang menangani kontrol
proses, jaringan,
periferal

dan pengaksesan
sistem berkas
.
Device driver

telah terintegrasi ke
dalam kern
el. Banyak fungsi
-
fungsi tingkat tinggi di Linux ditangani oleh proyek
-
proyek
terpisah yang berintegrasi dengan kernel.
Userland

GNU merupakan sebuah bagian penting dari
sistem Linux yang menyediakan
shell

dan
peralatan
-
peralatan

yang menangani banyak fungsi
-
fungsi dasar sistem operasi. Di atas kernel, peralatan
-
peralatan ini membentuk sebuah sistem
Linux lengkap dengan sebuah
antarmuka pengguna grafis

yang dapat digunakan, umumnya
berjalan di atas
X Window System
.

4.5 Antarm
uka pengguna

Linux dapat dikendalikan oleh satu atau lebih
antarmuka baris perintah

(
command lin
e
interface

atau CLI) berbasis teks,
antarmuka pengguna grafis

(
graphical user interface

atau GUI,
yang umumnya merupakan konfigurasi bawaan untuk versi
d
esktop
). Pada komputer meja,
GNOME
,
KDE

dan
Xfce

merupakan antarmuka penggun
a yang paling populer,
[17]

walaupun
terdapat sejumlah varian antarmuka pengguna. Antarmuka pengguna yang paling populer
berjalan di atas
X Window System

(X), yang menyediakan
transparansi jaringan

yang
mem
perolehkan sebuah aplikasi grafis berjalan di atas satu mesin tetapi ditampilkan dan
dikontrol di mesin yang lain.

GUI yang lain memiliki
X window manager

seperti
FVWM
,
Enlightenment
,
Fluxbox

dan
Window Maker
. Manajer jendela menyediakan kontrol untuk penempatan dan penampilan dari
jendela
-
jendela aplikasi individual serta interaksi dengan sistem jendela X.

Sebuah sistem Linux umumnya menyediakan sebuah
antarmuka baris perintah

lewat
sebuah
shell
, yang merupakan cara tradisional untuk berinteraksi dengan sebuah sistem Unix.
Sebuah
distro Linux

yang dikhususkan untuk lingkungan
peladen

mungkin hanya memiliki CLI
sebagai satu
-
satunya antarmuka. Sebuah sistem yang tidak memiliki
monitor

hanya dapat
dikontr
ol melalui baris perintah lewat protokol seperti
SSH

atau
telnet
. Kebanyakan komponen
tingkat rendah Linux, termasuk GNU
Userland
, menggunakan CLI secara ekslusif. CLI cocok
untuk digu
nakan pada lingkungan otomasi tugas
-
tugas yang repetitif atau tertunda, dan
menyediakan
komunikasi
inter
-
proses

yang sangat sederhana. Sebuah program
emulator terminal

grafis sering digunakan untuk mengakses
CLI dari sebuah Linux desktop.

4.6 Pengembangan



Sebuah ringkasan sejarah sistem operasi
-
sistem op
erasi
bertipe Unix

menunjukkan asal
usul Linux. Perhatikan walaupun memiliki konsep dan disain arsitektur yang sama, Linux tidak
memiliki kode sumber
yang tidak bebas seperti halnya
Unix

atau
Minix
.

Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada
kernel
Linux

dan komponen
-
komponennya yang
bebas

dan
terbuka
. Linux bukan satu
-
satunya sistem
operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak
digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak
bebas

dan
sum
ber terbuka

berdasarkan prinsip
-
prinsip
copyleft
, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian
copyleft

harus juga merupakan
copyleft
. Lisensi perangkat lunak be
bas yang paling umum,
GNU
GPL
, adalah sebuah bentuk
copyleft
, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen
-
komponen
dari
proyek GNU
.

Sistem Linux berkaitan erat dengan standar
-
standar
POSIX
,
[18]

SUS
,
[19]

ISO

dan
ANSI
.
Akan tetapi, baru distribusi Linux
-
FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.1.
[20]

Proyek
-
proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kola
borasi, sering dirilis
secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi
-
lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit
mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek
-
proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan
perangkat lunak
-
perangkat lunak tersebut dan menj
adikannya tersedia dalam waktu bersamaan
dalam suatu bentuk yang dinamakan
distribusi Linux
.

Sebuah
distribusi Linux
, yang umum disebut dengan "distro", adalah sebuah proyek yang
bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi
instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi
-
distribusi Linux dit
angani oleh individu,
tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial. Distribusi Linux memiliki perangkat lunak
sistem dan
aplikasi

dalam bentuk paket
-
pa
ket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk
instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam
pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan,
sistem keamanan dan integra
si secara umum dari paket
-
paket perangkat lunak sistem Linux.

4.7 Komunitas



Sebuah sesi ba
ris perintah menggunakan
bash
.

Linux dikendalikan oleh pengembang dan komunitas penggunanya. Beberapa vendor
mengembangkan dan mendanai
distribusi mereka sendiri dengan dasar kesukarelaan.
Debian

merupakan contoh yang bagus. Yang lain memiliki versi komunitas dari versi komersialnya
seperti yang
Red Hat

lakukan dengan
Fedora
. Di banyak kota dan wilayah, asosiasi lokal yang
dikenal dengan nama
Kelompok Pengguna Linux

(
Linux Users Group

atau LUG)
mempromosikan Linux dengan mengadakan pertemuan, demonstrasi, pelatihan, dukungan teknis
dan instalasi
sistem operasi Linux secara gratis. Ada banyak juga komunitas
Internet

yang
menyediakan dukungan terhadap pengembang dan pengguna Linux. Banyak proyek distribusi
dan perangkat lunak sumber

terbuka yang memiliki ruang percakapan
IRC

atau
newsgroup
.
Forum daring

merupakan bentuk lain untuk mendapatkan dukungan, contoh:
LinuxQuestions.org

dan forum
Gentoo
. Distribusi Linux memiliki [milis]] dengan pembagian topik seperti
penggunaan atau pengembangan.

Ada beberapa sit
us web teknologi yang berfokuskan kepada Linux.
Linux Weekly News

adalah sebuah cernaan mingguan dari berita
-
b
erita yang berkaitan dengan Linux. Sementara itu
Linux Journal

merupakan majalah Linux daring yang dirilis setiap bula
n.
Slashdot

adalah situs
web berita yang berhubungan dengan teknologi yang memiliki banyak berita tentang Linux dan
perangkat lu
nak bebas.
Groklaw

memiliki berita mendalam tentang kemajuan Linux dan
memiliki banyak artikel yang berhubungan dengan kernel Linu
x serta hubungannya dengan
GNU

dalam
proyek GNU
.
Majalah

Lin
ux cetakan umumnya memiliki
cakram sampul

yang
memuat perangkat lunak atau bahkan distribusi Linux lengkap.
[21]
[22]

Walaupun Linux secara umum tersedia secara gratis, beberapa perusahaan besar
menjalani model bisnis yang terdiri dari pe
njualan, dukungan dan kontribusi terhadap Linux dan
perangkat lunak bebas; ini termasuk
Dell
,
IBM
,
HP
,
Sun Microsystems
,
Novell
, dan
Red Hat
.
Lisensi perangkat lunak bebas di mana digunakan Linux secara eksplisit mengakomodasi
komersialisasi; hubungan antara Linux dan vendor
-
vendor individual dapat dilihat sebagai suatu
simbiosis
. Satu model bisnis yang umum dari pemasok komersial yaitu dengan mengenakan
biaya atas dukungan khususnya terhadap pengguna
-
pengguna kalangan bisnis. Sejumlah
perusahaan menawarkan versi bisnis dari distrib
usi Linux mereka, antara lain berupa dukungan
atas paket
-
paket tak bebas dan alat bantu untuk mengatur sejumlah besar instalasi atau untuk
memudahkan tugas
-
tugas administratif. Model bisnis yang lain adalah dengan memberikan
perangkat lunak secara gratis u
ntuk penjualan perangkat keras.

4.8 Pemrograman di Linux

Sebagian besar distribusi Linux mendukung banyak
bahasa pemrograman
. Koleksi
peralatan untuk membangun aplika
si dan program
-
program sistem operasi yang umum terdapat
di dalam
GNU toolchain
, yang terdiri atas
GNU Compiler Collection

(GCC) dan
GNU build
system
. GCC menyediakan kompilator untuk
Ada
,
C
,
C++
,
Java
, dan
Fortran
. Kernel Linux
sendiri ditulis untuk dapat dikompilasi oleh GCC. Kompilator
tak bebas

(
proprietary
)

untuk
Linux antara lain adalah
Intel C++ Compiler

dan IBM XL C/C++ Compiler.

Kebanyakan
distribusi juga memiliki dukungan untuk
Perl
,
Ruby
,
Python

dan
bahasa
pemrograman dinamis

lainnya. Contoh bahasa pemrograman yang tidak umum tetapi tetap
mendapat d
ukungan di Linux antara lain adalah
C#

dengan proyek
Mono

yang disponsori oleh
Novell
, dan
Scheme
. Sejumlah
Java Virtual Machine

dan peralatan pengembang
jalan di Linux
termasuk Sun Microsystems JVM (
HotSpot
), dan J2SE RE IBM, serta proyek
-
proyek sumber
terbuka lainnya seperti
Kaffe
. Dua kerangka kerja utama untuk pengembangan aplikasi grafis di
Linux adalah
GNOME

dan
KDE
. Proyek
-
proyek ini berbasiskan
GTK+

dan
Qt
. Keduanya
mendukung beragam bahasa pemrograman. Untuk
Integrated development environment

terda
pat
Anjuta
,
Code::Blocks
,
Eclipse
,
KDevelop
,
Lazarus
,
MonoDevelop
,
NetBeans
, dan
Omnis
Studio
, sedangkan penyunting teks yang telah lama tersedia adalah
Vim

dan
Emacs

4.9

Distribusi Linux

Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai
distro
) yang dibuat oleh
individu, grup, atau lembaga lain. Masing
-
masing disertakan dengan program sistem dan
program aplikasi tambahan, di samping meny
ertakan suatu program yang memasang
keseluruhan sistem di komputer (
installer program
). Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel,
koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (
shell
), dan aturcara utilitas
seperti pustaka (
libraries
),
kompilator
, dan
penyunting

(editor). Kebanyakan sistem juga
menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan
-
GNU. Ba
gaimanapun, utilitas tersebut dapat
dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia.

Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari
BSD

dan sistem grafik
-
X (
X
-
Window
System
). X menyediakan antarmuka

grafis (GUI) yang umum untuk Linux.

Contoh
-
contoh distribusi Linux

:



Ubuntu

dan derivatifnya

:
Sabily

(
Ubuntu Muslim Edition
),
Kubuntu
,
Xubuntu
,
Edubuntu
,
GoBuntu
,
Gnewsense



SuSE



Fedora



Mandriva



Slackware



Debian



PCLinuxOS



Knoppix



Xandros



Sabayon

4.10 Aplikasi Sistem Operasi Linux

Pengguna Linux, yang pada umumnya memasang dan melakukan sendiri konfigurasi
terhadap sistem, lebih cenderung mengerti teknologi dibanding pengguna Microsoft Window
s
atau Mac OS. Mereka sering disebut
hacker

atau
geek
. Namun
stereotipe

ini semakin berkurang
dengan peningkatan sifat r
amah
-
pengguna Linux dan makin luasnya pengguna distribusi. Linux
telah membuat pencapaian yang cukup baik dalam pasaran komputer server dan komputer tujuan
khusus, seperti mesin render gambar dan server web. Linux juga mulai populer dalam pasaran
komputer
desktop
.

Linux merupakan asas kepada kombinasi program
-
server
LAMP
, kependekan dari Linux,
Apache, MySQL, Perl/PHP/Python. LAMP telah mencapai popularitas yang luas di kalangan
pengembang Web. Lin
ux juga sering digunakan sebagai
sistem operasi embeded
. Biaya
pengadaan Linux yang murah memungkink
an penggunaannya dalam peralatan seperti
simputer
,
yaitu komputer berbiaya rendah yang ditujukan pada penduduk berpendapatan ren
dah di
Negara
-
negara berkembang
.

Dengan lingkungan
desktop

seperti
KDE

dan
GNOME
, Linux menawarkan antarmuka
pengguna yang lebih menyerupai
Apple Mac
intosh

atau Microsoft Windows daripada
antarmuka
baris teks

seperti Unix. Oleh karena itu, lebih banyak

program grafik dapat ditemui pada Linux
yang menawarkan berbagai fungsi yang ada pada utilitas komersil.

4.11 Bahasa Pemrograman yang digunakan dalam membuat
Linux

a.
Bahasa Pemrograman
For
tran

Fortran

(atau
FORTRAN
) adalah sebuah
bahasa pemrograman
. Pertama kali
dikembangkan pada tahun
1950

d
an digunakan dalam bidang sains selama 50 tahun
kemudian. Pertama kali bernama FORTRAN yang merupakan singkatan dari
Formula
Translator/Translation
, tetapi penggunaan huruf besar kemudian ditiadakan sejak versi
Fortran 90. Pertama kali dikembangkan merupak
an bahasa pemrograman prosedural,
akan tetapi versi
-
versi terbaru dari Fortran kemudian dikembangkan dengan memasukkan
kemampuan
object
-
oriented progra
mming
.

b. Bahasa Pemrograman
Python

Python

adalah
bahasa

pemrograman

dinamis yang mendukung
pemrograman
berorientasi obyek
. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan
perangkat luna
k dan dapat berjalan di berbagai platform
sistem operasi
. Seperti halnya
bahasa pemrograman dinamis, python seringkali digunakan sebagai bahasa skrip dengan
interpreter

yang teintergrasi dalam sistem operasi. Saat ini kode python dapat dijalankan
pada sistem berbasis:



Linux
/
Unix



Windows



Mac OS X



Java Virtual Machine



OS/2



Amiga



Palm



Symbian

(untuk produk
-
produk Nokia)

Python didistribusikan dengan beberapa lisensi yang berbeda dari beberapa versi.
Lihat sejarahnya di
Python Copyright
. Namun pada prinsipnya Python dapat diperoleh
dan dipergunakan secara
bebas
, bahkan untuk kepentingan komersial. Lisensi Python
tidak bertentangan baik menurut definisi
Open Source

maupun
General Public License
(GPL)


c. Bahasa Pemrograman
Perl

Perl

adalah
bahasa pemrograman

untuk segala keperluan, dikembangkan pertama
kali oleh
Larry Wall

di mesin
Unix
. Perl dirilis pertama k
ali pada tanggal 18 Desember
1987 ditandai dengan keluarnya Perl 1. Pada versi
-
versi selanjutnya, Perl tersedia pula
untuk berbagai sistem operasi varian Unix (
SunOS
,
Linux
,
BSD
,
HP
-
UX
), juga tersedia
untuk sistem operasi seperti
DOS
,
Windows
,
PowerPC
,
BeOS
,
VMS
,
EBCDIC
, dan
PocketPC
. Dukungan terhadap pemrograman berbasis obyek (
object oriented
programm
ing
/
OOP
) ditambahkan pada Perl 5, yang pertama kali dirilis pada tanggal 31
Juli 1993. Proyek pengembangan
Perl 6

dimulai pada tahun 2000, dan masih berlangsung
hingga kini tanpa tanggal yang jelas kapan mau dirilis. Ini dikatakan sendiri oleh Larry
Wall
[1]

dalam

satu pidatonya yang dikenal dengan seri
The State of the Onion
.

Dua di antara
karakteristik

utama Perl adalah penanganan teks dan berbagai jalan
pintas untuk menyelesaiakn persoalan
-
persoalan umum. Tidak heran jika Perl sangat
populer digunakan dalam program
-
program
CGI

(
Common Gateway Interface
) dan
berbagai
protokol Internet

lainnya. Seperti diketahui,
TCP/IP

sebagai basis bagi semua
protokol Internet yang dikenal sekarang ini menggunakan format teks dalam komunikasi
data. Seperti ju
ga bahasa populer lainnya, Perl menerima banyak kritikan. Meski banyak
di antaranya hanya berupa mitos, atau berlebih
-
lebihan, tapi terdapat juga sejumlah
kritikan yang valid. Salah satunya adalah, sintaksnya susah dibaca, karena banyak
menggunakan simbol
-
simbol yang bukan huruf dan angka.


d.

Bahasa Pemrograman
Assembly

Bahasa Assembly untuk mengembangkan sistem operasi versi UNIX sepaerti
linux. yang bertujuan untuk membuat Sis
tem operasi yang dapat bersifat mudah di
program (Programmer Friendly).

e. Pemrograman Bahasa C/C++ di GNU/Linux

Beberapa tahun terakhir, penggunaan Linux di Indonesia mulai semarak. Hal itu
juga terjadi di berbagai tempat di dunia karena beberapa faktor,
antara lain adalah faktor
harga yang cukup bersaing, kelengkapan aplikasi dan tentu saja adalah masalah faktor
keamanan. Mengingat kelebihan yang dimiliki Linux, tak heran jika IBM rela
mengeluarkan dana besar untuk penelitian di bidang Linux.


Seiring den
gan popularitasnya yang semakin meningkat, bahasa
-
bahasa pemrograman
yang sesuai mulai bermunculan. Dari sekian banyak bahasa pemrograman, diajukan
bahasa C. Dengan sifatnya yang portabel, Anda tidak perlu kerepotan saat harus
mengkompilasinya ke mesin ata
u sisitem operasi lain. Selain itu, bahasa C sudah cukup
matang. Artinya, karena sudah cukup lama berkiprah di dunia pemrograman sejak tahun
60
-
an, bahasa ini relati
f sedikit mengalami perubahan.


5. MS
-
DOS


5.1 Pengertian MS
-
DOS


MS
-
DOS

singkatan dari
Mic
rosoft Disk Operating System
, adalah sebuah
sistem
operasi

yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM
-
PC atau yang kompatibel dengannya.
Microsoft

membuat MS
-
DOS sebagai sebuah sistem operasi
mainstream
, sebelum pada akhirnya
menghentikan dukungan MS
-
DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem
operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga den
gan sebutan
GUI
) untuk pasar
mainstream
,
yang disebut sebagai
Microsoft Windows
.

MS
-
DOS dirilis pertama kali p
ada tahun
1981
, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun
meluncurkan versi yang lebih baru dari MS
-
DOS. Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft
meluncurkan versi
-
versi baru MS
-
DOS dari tahun 198
1 hingga Microsoft menghentikan
dukungan MS
-
DOS pada tahun
2000
. MS
-
DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan
Microsoft dalam memproduksi
perangkat lunak
, dari sebuah perusahaan kecil pembuat bahasa
pemrograman saat didirikan hingga menjadi sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah
menguasai dunia.

5.2 Sejarah

MS
-
DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan
pembuat komputer, yang bernama
Seattle
Computer Products

(SCP) yang dikepalai oleh
Tim Patterson
--
yang belakangan direkrut oleh
Microsoft

untu
k mengembangkan
DOS
--
pada tahun
1980

sebagai sebuah perangkat lunak sistem
operasi dengan nama
Q
-
DOS

(singkatan dari
Quick and Dirty Operating System
), yang
selanjutnya diubah namanya menjadi
86
-
DOS
, karena Q
-
DOS didesain agar dapat berjalan pada
komputer dengan prosesor
Intel 8086
. Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000
dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS
-
DOS. Selanjutnya, saat
IBM

hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual
lisensi MS
-
DOS kepada IBM.

5.3 Pengembangan

IBM

dan Microsoft selanjutnya merilis versi
-
ve
rsi DOS; di mana versi IBM yang
langsung dibundel dengan komputer
IBM PC

disebut dengan "IBM PC
-
DOS" (singkatan dari
International Business Machine Personal Computer Disk Operating System
). Pa
da awalnya,
IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS
-
DOS yang dirilis oleh Microsoft,
seperti program
-
programnya atau utilitas yang disertakannya. Karena itulah, versi IBM selalu
dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi MS
-
DOS. Tapi, MS
-
DOS versi 4.0 adalah versi
MS
-
DOS pertama yang benar
-
benar sama seperti
IBM PC
-
DOS
, karena Microsoft sedang
berkonsenstrasi

untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut
dengan
OS/2
.

Microsoft, ketika melisensikan DOS kepada IBM, menandatangani perjanjian lisensi
yang salah satu poinnya mengandun
g bahwa Microsoft boleh melisensikan MS
-
DOS kepada
perusahaan selain IBM, dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS
-
DOS
menjadi nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya).
Kebanyakan versi
-
versi tersebut tentu saj
a sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh
Microsoft dengan MS
-
DOS
-
nya, tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya sehingga
para perusahaan lain harus menggunakan nama MS
-
DOS, bukannya nama yang telah
dikustomisasi sebelumnya. Hanya IBM yang

diberikan keleluasaan untuk terus menggunakan
nama IBM PC
-
DOS, bukannya MS
-
DOS.

MS
-
DOS pun berkembang dengan cukup cepat, dengan fitur
-
fitur signifikan yang
diambil dari beberapa sistem operasi lainnya seperti Microsoft
Xenix
--
salah satu varian sistem
operasi
UNIX

yang dikembangkan oleh Microsoft
--
dan
DR
-
DOS

milik
Digital Research
, serta
produk
-
produk utilitas lainnya seperti
Norton Utilities

dari
Symantec Corporation

(produk yan
g
diadopsi seperti Microsoft
Disk Defragmenter
),
PC
-
Tools

dari
Central Points

(produk yang
diadopsi seperti Microsoft Anti
-
Virus), manajer memori diperluas atau EMM (Expanded
Memory Manager)
QEMM

dari Quarterdeck (produk yang diadopsi seperti EMM386), kompresi
disk (atau
disk compression
) Driv
eSpace dari Stac Electronics, dan masih banyak produk yang
diadopsi lainnya.

Ketika
Intel Corporation

memperkenalkan
mikroprosesor

baru yang disebut dengan Intel
80286, Microsoft dan IBM memulai proyek sistem operasi baru pengganti DOS yang disebut
dengan
OS/2
, yang pada dasarnya adalah versi MS
-
DOS yang berjal
an dalam
modus terproteksi

(
protected mode
). Tapi, Microsoft meninggalkan proyek OS/2 tersebut untuk memfokuskan diri
pada pengembangan
Microsoft Windows

dan Microsoft
Windows NT
.
Digital Research

membuat sebuah antarmuka grafis yang disebut dengan
GEM
, tapi sangat kurang populer pada
komputer
IBM PC

atau kompatibel. GEM ternyata mendapat pasarnya pada mesin komputer
ATARI ST
, tapi akhirnya disalip lagi oleh Microsoft dengan versi
Windows 3.0
.

5.4 Versi MS
-
DOS


a. MS
-
DOS versi 1.xx

Ini adalah versi awal di mana MS
-
DOS pertama kali diluncurkan oleh Microsoft. Isinya,
tentu saja sangat primitif dan hanya berisi kerangka dasar saja: tidak ada tampilan grafik untuk
meng
elola berkas, tidak mendukung
jaringan
. Pokoknya, versi pertama DOS ini bersih dari
embel
-
embel. Versi pertama dari DOS ini hanya mendukung
IBM PC

Model 5150 dan semua
perangkat keras pendukungnya, seperti hanya mendukung disket
single
-
side floppy disk

dengan
ukuran 5½ inci berkapasitas
160K saja.

Selang kira
-
kira satu tahun, di mana animo masyarakat akan produk IBM PC, Microsoft
pun membuat perbaikan untuk MSDOS, dan muncullah DOS versi 1.1. Sebenarnya, hal ini
diakibatkan oleh IBM yang meluncurkan produk
floppy disk

drive

baru untuk disket
double
-
side

dengan ukuran 5½ inci berkapasitas 320K. Penggunaan double
-
side bagi floppy disk sangatlah
berpengaruh, karena media penyimpanan tersebut dapat menyimpan
dua kali lebih banyak
dibandingkan dengan disket floppy single
-
side. Jangan tertawa melihat kapasitas disket yang
didukung oleh MS
-
DOS 1.1. Anda tidak akan mendapatkan kapasitas puluhan megabytes
ataupun gigabytes. Bahkan hard disk saja masih jarang ditemu
i pada microcomputer, dan hanya
Apple III yang memilikinya.

Setelah itu, Microsoft menampakkan diri untuk menjual MS
-
DOS kepada para
kompetitor IBM yang membuat semacam klon IBM PC 5150. Microsoft memberinya versi 1.25.
Karena didesain sedemikian rupa deng
an menggunakan falsafah
open
-
architecture
, tidak seperti
Apple

dan
Commodore

maka klon terhadap IBM PC pun dapat dilakukan. Dan karena itulah
IBM PC dan klon IBM PC yang kompatibel dengan IBM PC sangat sukses di pasaran. Ini
merupakan kesuksesan tiga perusahaan:
IBM
,
Intel
, dan tentu saja Microsoft. Hanya saja,
memang pasar IBM kala itu digerogoti oleh
Compaq
,
Hewlett
-
Packard
, dan juga
Dell Computer
Corporation

yang membuat klon IBM PC.


b. MS
-
DOS versi 2.xx

Pada awal tahun 1983, IBM meluncurkan
IBM PC XT

(
Extended Technology
), sebagai
perbaikan dari versi IBM PC 5150. IBM PC XT dilengkapi dengan sebuah hard disk 10M,
anta
rmuka masukan/keluaran berjenis serial (
RS
-
232

atau lebih dikenal dengan antarmuka
COM),
RAM

dengan kapasitas 128K, sebuah
floppy disk

drive

double
-
side 360K dan tiga buah
slot ekspansi. Tentu saja, penggunaan beberapa perangkat keras baru seperti hard disk, dan disket
drive berkapasitas 360K (40K lebih tinggi dari pada versi double
-
side pada IBM PC 5150)
membutuhkan sebuah sis
tem operasi, dan Microsoft tidak mengecewakan IBM. Mereka dengan
sigap dan cepat merilis MS
-
DOS versi 2.0. Akhirnya IBM PC XT dibundel dengan IBM PC
-
DOS 2.0.

MS
-
DOS versi 2.0 memiliki banyak sekali perbaikan dari MS
-
DOS 1.1 yang ditujukan
untuk komputer IB
M PC 5150. Di antaranya adalah dukungan untuk penggunaan struktur
direktori

yang hierarkis (bercabang) seperti layaknya sebuah pohon yang memiliki akar (
root
)
dan cabang (
branch
). Selain

itu, MS
-
DOS 2.0 juga mendukung berbagai macam fungsi yang
diadopsi dari UNIX, seperti halnya penggunaan
I/O redirection

(>, >>, <, <<) dan
print spooler
.
Fitur
print spooler

adalah fitur yang dapat menyimpan berkas yang akan dicetak dalam sebuah
memori penyangga sehingga berkas yang akan dicetak tidak langsung dicetak, melainkan
disimpan terlebih dahulu. Tujuannya adalah

agar proses pencetakan dapat berlangsung secara
lebih cepat, dan pengguna tidak harus direpotkan untuk mencetak keseluruhan berkas jika
kertasnya habis, melainkan hanya membutuhkan kertas baru dan menekan tombol resume untuk
melanjutkan. Sedangkan
I/O red
irection

berfungsi untuk melakukan fungsi
input

dan
output

yang dilakukan dari baris perintah. Selain kedua fitur yang diadopsi dari UNIX, DOS versi 2.0
juga memberikan keleluasaan kepada Anda agar dapat memasang driver untuk DOS, dengan
mengintegrasikanny
a di dalam berkas konfigurasi
CONFIG.SYS
.

Ternyata, komputer IBM PC XT ini sangat sukses: bahkan kesuksesannya mencapai
Jepang. Untuk mendukung bahasa Kanji Jepang, Microsoft memutuska
n untuk meluncurkan
MS
-
DOS versi 2.05.

Pada tahun yang sama, IBM meluncurkan IBM PC Jr. (dibaca: PC Junior). Sayangnya,
tidak seperti kakak
-
kakaknya, IBM PC Jr. gagal di pasaran. Ketika diluncurkan, IBM PC Jr.
memakai IBM PC
-
DOS 2.1.


c. MS
-
DOS versi

3.xx

IBM meluncurkan
IBM PC
-
AT

(
Advanced Technology
) pada musim panas 1984.
komputer IBM PC AT menggunakan mikroprosesor
Intel 80286

(16
-
bit) berkecepatan 6MHz,
memori

RAM

berkapasitas 256K, sebuah disket
drive

1.2M 5¼ inci, sebuah
hard disk

20M, dan
kartu video berwarna (standar
CGA
). Tentu saja,
Microsoft sebagai partner bisnis yang mantap
secara sigap mendukung peluncuran IBM PC
-
AT dengan juga meluncurkan versi terbaru, MS
-
DOS 3.0. MS
-
DOS 3.0 mendukung semua kemampuan yang dimiliki oleh IBM PC
-
AT, kecuali
multi
-
tasking

yang disediakan oleh prosesor Intel 80286 yang mampu berjalan pada
protected
mode

tentunya.

DOS 3.0 adalah versi yang dapat

mendukung fungsi
jaringan
, walaupun terbatas pada
jaringan dengan konsep kelompok kerja (
workgroup
) dan terkoneksi sebagai sebuah klien pada
sebuah
server
. Pengguna dapat menggunakan teknologi jaringan yang dibuat oleh IBM,
Token
Ring

pada sistem operasi DOS. DOS 3.0 juga mendukung
floppy disk

3½ inci
low
-
density

yang
berkapasitas 720K, sedangkan DOS 3.3 mendukung floppy disk 3½ inci
high
-
density

yang
berkapasitas 1.44M. Dalam DOS versi 3 juga dapat mendukung
partisi

pada hard disk yang
memiliki kapasitas hingga 32M, 12M lebih tinggi dibandingkan dengan DOS versi 2.0.


d. MS
-
DOS versi 4.xx

Pada tahun 1988, sist
em operasi dengan tampilan grafis mulai menjamur. Microsoft juga
meluncurkan
Windows

versi 1.0 pada tahun 1985 dan Windows versi 2.0 pada tahun 1989. Pada
DOS versi 4.0 ini, Microsoft membua
t sebuah program shell dengan nama